Hubungan antara Academic Self-Efficacy dan Resiliensi Akademik pada Mahasiswa Pendidikan Guru PAUD di Masa Pandemi Covid-19

  • Ika Apriati Widya Puteri Universitas Widya Gama Mahakam Samarinda
  • Rizqi Syafrina Universitas Widya Gama Mahakam Samarinda
Abstract views: 17 , PDF downloads: 16

Abstract

Situasi pandemi yang mengubah secara keseluruhan metode pembelajaran di pendidikan tinggi ini membutuhkan kemampuan mahasiswa untuk mampu bertahan dalam segala situasi. Kemampuan ini disebut resiliensi akademik. Resiliensi akademik merupakan kemampuan mahasiswa untuk menangani kesulitan serta stres yang dialami pada konteks akademik, misalnya tekanan serta stres dalam menghadapi ujian dan kesulitan dalam mengerjakan tugas. Beberapa penelitian menemukan bahwa mahasiswa yang resilien memiliki self-efficacy yang tinggi, kegigihan dan kemampuan perencanaan, serta memiliki kecemasan yang rendah. Academic self-efficacy adalah keyakinan individu mengenai kemampuan dan kesanggupan yang dimiliki sebagai mahasiswa dalam menyelesaikan tugas dan mencapai tujuan akademik tertentu. Subjek penelitian adalah mahasiswa Program Studi Pendidikan Guru PAUD Universitas Widya Gama Mahakam Samarinda yang berstatus sebagai mahasiswa aktif sebanyak 35 mahasiswa. Pengukuran dalam penelitian ini menggunakan dua instrumen, yaitu The Academic Resilience Scale (ARS-30) dan College Academic Self-Efficacy Scale (CASES). Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik korelasi product moment dari Pearson. Hasil analisis data menunjukkan bahwa tidak ada hubungan yang signifikan antara resiliensi akademik dan academic self-efficacy pada mahasiswa Program Studi Pendidikan Guru PAUD (r=0,199, p=0,251).

Published
2022-06-30
How to Cite
PuteriI. A. W., & SyafrinaR. (2022). Hubungan antara Academic Self-Efficacy dan Resiliensi Akademik pada Mahasiswa Pendidikan Guru PAUD di Masa Pandemi Covid-19. SISTEMA: Jurnal Pendidikan, 3(1), 65-71. https://doi.org/10.24903/sjp.v3i1.999