https://jurnal.fkip-uwgm.ac.id/index.php/warna/issue/feed Jurnal Warna : Pendidikan dan Pembelajaran Anak Usia Dini 2021-09-29T09:44:14+07:00 Hanita,M.Pd nitahanita87@gmail.com Open Journal Systems <p>Jurnal Warna : Pendidikan dan Pembelajaran Anak Usia Dini published by the Department of English Language Education, the Faculty of Teacher Training and Education, Widya Gama Mahakam Samarinda University, which is published twice a year in&nbsp;March and September It contains articles of research in the field of early childhood education and learning Articles are written in Bahasa and English</p> <p><a href="http://u.lipi.go.id/1455072421" target="_blank" rel="noopener">ISSN&nbsp;2502-8197 (Print)</a>&nbsp;</p> <p><a href="http://u.lipi.go.id/1455072665" target="_blank" rel="noopener">ISSN&nbsp;2502-8189 (Online)</a></p> https://jurnal.fkip-uwgm.ac.id/index.php/warna/article/view/744 PERAN POLA ASUH ORANGTUA DALAM PERKEMBANGAN KEMAMPUAN BICARA ANAK USIA 2-3 TAHUN 2021-09-29T09:44:13+07:00 Isabella Hasiana isabella@unipasby.ac.id <p><strong>The ability to speak is one of the important developments for early childhood and will help childrens’s socialization at the next stage. One of the ways to develop children’s speaking skills is the role of parenting. Each family has a diffrenet parenting pattern in educating and caring for children where it has an impact on child development. The purpose of this study is to describe the role of parenting in the development of speech abilities of children aged 2-3 years. The method used in this study uses a qualitative approach. Data collection techniques were conducted through interviews with parents and significant other as well as observing children’s speaking abilities. This research is limited to democratic and permissive parenting. The results of the study concluded that with differences in parenting patteris, it was found that there were diffrences in the development of speaking skills in early childhood. Parents with democratic parenting always communicate with their children and this makes the development of children’s speech skills more optimal. Meanwhile, permissive parents tend to let their children behave as they please and spend more time with gadgets and it also affects their speaking ability. Along with the development of this study, it was found that birth order also had an influence on the development of children’s speech abilities. </strong></p> 2021-09-29T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2021 Isabella Hasiana https://jurnal.fkip-uwgm.ac.id/index.php/warna/article/view/761 PENGARUH PERMAINAN LEGO TERHADAP KREATIVITAS ANAK KELOMPOK B USIA 5 – 6 TAHUN DI TK GEMBIRA JATIBENING BEKASI JAWA BARAT 2021-09-29T09:44:13+07:00 Siti Astuti titi.tinem@gmail.com Delina Kasih delina.kasih@gmail.com <div class="page" title="Page 1"> <div class="layoutArea"> <div class="column"> <p>Lego games are a kind of jigsaw game tool made of small plastic that can be arranged into models of cars, trains, buildings, cities, statues, airplanes, spaceships and robots and are famous in the world, especially among children. This study aims to determine how much influence the Lego game has on the creativity of group B children aged 5-6 years at Gembira Kindergarten Jatibening Bekasi. The research method used is a quantitative method and the method used in this study is a correlational method with a survey procedure with a questionnaire instrument. The study population was group B children at Gembira Jatibening Kindergarten Bekasi with a sample of 13 children. The conclusion of the research shows that the Cronbach alpha coefficient for the Lego game instrument is 0.737 and the children's creativity questionnaire is 0.810, so both instruments are declared reliable. The results of this study have implications as input for other teachers in order to improve themselves in relation to the teaching that will be achieved by students, thus providing the right learning method.</p> </div> </div> </div> 2021-09-29T08:34:08+07:00 Copyright (c) 2021 delina kasih https://jurnal.fkip-uwgm.ac.id/index.php/warna/article/view/775 PERAN PENGASUHAN AYAH TERHADAP KEMANDIRIAN ANAK USIA DINI 2021-09-29T09:44:13+07:00 Rizqi Syafrina rizqi@uwgm.ac.id Nadya Andini nadyaandini17@gmail.com <p>Orangtua saat pandemi Covid 19 ini memiliki peran penting dalam memaksimalkan aspek perkembangan anak usia dini. Dimana saat sebelum pandemi terjadi anak yang bersekolah ada pendampingan guru di sekolah, namun saat ini anak usia dini didampingi sepenuhnya oleh orang tua. Kemandirian anak usia dini berawal dari keluarga, dimana anak akan diajarkan oleh orang tua untuk menjadi pribadi yang mandiri dan siap terjun ke masyarakat. Hal ini sesuai dengan pendapat Hurlock (1999) dimana keluarga merupakan Pendidikan utama bagi anak. Anak dilatih sejak usia dini untuk mampu berkembang secara maksimal sesuai dengan usianya. Selama pandemi terjadi anak usia dini lebih banyak melakukan aktivitas di rumah dan banyak orangtua yang mulai mengeluhkan saat anak mereka tidak bersekolah pola kemandirian anak juga ikut berubah. Berdasarkan keterangan dari orangtua, orangtua mengatakan jika anak lebih banyak minta dibantu oleh orangtua, seperti ke kamar mandi, mengenakan pakaian, makan, dan merapikan mainan yang dimainkan. Selain itu orangtua juga mengatakan anak mereka ada yang bangun lebih siang selama tidak bersekolah. Anak dilatih sejak usia dini untuk mampu berkembang secara maksimal sesuai dengan usianya. Saat berjalannya waktu, orangtua yang dulunya bekerja dari rumah mulai kembali bekerja normal dan tidak lagi bekerja dari rumah, sehingga orangtua mulai kesulitan dalam mendampingi proses belajar kemandirian anak dirumah. Terutama untuk peran pengasuhan ayah, ayah sebagai pencari nafkah utama akan lebih banyak bekerja di luar rumah. Tujuan penelitian ini mengetahui peran pengasuhan ayah terhadap kemandirian anak usia dini. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kuantitatif. Teknik statistik yang digunakan untuk menguji penelitian korelasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hipotesis “ada peran pengasuhan ayah terhadap kemandirian anak usia dini” diterima. Nilai F hitung sebesar 4,300 dengan tingkat signifikansi sebesar 0,045 dimana p &lt; 0,05. Hal ini menunjukkan peran pengasuhan ayah memiliki pengaruh terhadap kemandirian anak usia dini.</p> 2021-09-29T09:14:39+07:00 Copyright (c) 2021 Rizqi Syafrina, Nadya Andini https://jurnal.fkip-uwgm.ac.id/index.php/warna/article/view/790 PENGEMBANGAN MEDIA PONDASI UNTUK KEMAMPUAN PROBLEM SOLVING ANAK KELOMPOK B DI TKM NU 12 AZ- ZAHRA PANDANSARILOR JABUNG KABUPATEN MALANG 2021-09-29T09:44:13+07:00 Novita Anggraini Novitaanggra07@gmail.com Ayu Asmah ayuasmah@unikama.ac.id <p>This research is motivated by the problem solving abilities of group B children at TKM NU 12 Az-Zahra Pandansarilor Jabung Malang Regency, whose teaching and learning activities are still dominated by the use of learning media in magazines, notebooks and blackboards. So we need media that can stimulate this ability, therefore a learning media is developed which is named pondok cerdas inspirasi (PONDASI). The purpose of this development research is develop an appropriate PONDASI&nbsp; media for the problem solving abilities of group B children at TKM NU 12 Az-Zahra Pandansarilor Jabung, Malang Regency. The development model used in this study is R&amp;D. Data collection techniques using observation, interviews, questionnaires and documentation. Based on the results of the research that has been done, this research produce a PONDASI media with the results of the validation of media experts get a percentage of 95% and material experts 97%. The results of the trial of PONDASI ​​media activities on children obtained 82% results for 8 students and the operational field trials obtained 90% results for 15 students, all of which were categorized as "very feasible". These results can be concluded that the development of PONDASI media is very feasible and very well used for children's problem solving abilities. PONDASI&nbsp; media is very good for children when they are already doing these activities where they can practice independence, able to solve simple problems and think logically. This research can be used as input and consideration for teachers in stimulating children's problem solving abilities and for other researchers, it can be used as further research on PONDASI media for other aspects of development.</p> 2021-09-29T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2021 Anggraini Novita, Ayu Asmah https://jurnal.fkip-uwgm.ac.id/index.php/warna/article/view/774 PERAN ORANG TUA DALAM PEMANFAATAN LINGKUNGAN SEKITAR SEBAGAI MEDIA PENGEMBANGAN KREATIVITAS ANAK USIA DINI DIMASA PANDEMI 2021-09-29T09:44:14+07:00 Reni Ardiana reniardiana@uwgm.ac.id Andi Aslindah Aslindah.andirezky@yahoo.com Esther Kuth Estherkuth528@gmail.com <p>Covid-19 &nbsp;memberikan &nbsp;dampak &nbsp;yang &nbsp;buruk &nbsp;bagi &nbsp;kehidupan manusia. &nbsp;Segala &nbsp;aktivitas &nbsp;menjadi &nbsp;terhambat &nbsp;dan &nbsp;terbatas. Begitu&nbsp; pula&nbsp; di&nbsp; bidang &nbsp;pendidikan.&nbsp; Anak – anak&nbsp;&nbsp; harus&nbsp; belajar&nbsp; dan melakukan aktivitasnya di rumah. Penelitian ini bertujuan 1) untuk mengetahui bagaimana peran orang tua dalam pemanfaatan lingkungan sekitar sebagai media pengembangan kreativitas anak usia dini di masa pandemi, 2) Untuk mengetahui apakah aktivitas belajar anak di rumah yang didampingi oleh orang tua mampu mengembangkan kreativitas dengan memanfaatkan lingkungan sekitar sebagai medianya. Namun dalam hal pengerjaan tentunya peran orang tua juga sangat dibutuhkan untuk memberikan arahan-arahan kepada anaknya. Karena peran orang tua tersebut dapat meningkatkan kreativitas anaknya, selain meningkatkan kreativitas anak orang tua dapat membimbing anaknya dengan menemukan hal-hal baru di lingkungan sekitarnya sebagai media belajar, anak dapat berkreativitas didalam rumah dengan suasana yang tidak membosankan, dengan begitu anak tersebut dapat menahan diri agar tidak bermain diluar rumah untuk mencegah penyebaran Covid-19, maka dari itu, diharapkan para guru alangkah baiknya memberikan arahan kepada orang tua untuk mendampingi anaknya di rumah untuk belajar dan membantu anak mengembangkan kreativitas dan pelajaran lainnya. Karena selama pandemi peran orang tua sangat dibutuhkan, dengan begitu anak tersebut tidak bermain keluar rumah dan tetap menjalani protokol kesehatan seperti yang dianjurkan pemerintah, hal tersebut secara tidak langsung dapat memutus rantai penularan Covid-19. Penelitian&nbsp; ini&nbsp; menggunakan&nbsp; metode penelitian&nbsp; kualitatif.subjek penelitian ini adalah orang tua .Data yang diperoleh dengan cara menyebar kuisioner kepada orang tua melalui whatsapp. Dan diperkuat juga dengan data wawancara terhadap orang tua anak dan guru. proses analisis data menggunakan analisis miles &amp; Hubberman dengan triangulasi data, Pengamatan meliputi :(1) Metode pengamatan berperanserta (observasi partisipatif), sebagai tehnik utama untuk mengumpulkan data. (2) Metode wawancara mendalam yang dilakukan terhadap orang tua dan guru dalam pengumpulan data yang berhubungan dengan pelaksanaan. (3) Metode dokumentasi sebagai penunjang untuk memperoleh data di lapangan. Tekhnik analisis data yaitu data yang diperoleh dari berbagai sumber baik dari pengamatan, catatan lapangan, dan wawancara. Hasil&nbsp; penelitian&nbsp; ini&nbsp; menunjukkan&nbsp; adanya&nbsp; peran orang tua dalam pemanfaatan lingkungan sekitar sebagai media pengembang kreativitas anak usia dini di masa pandemi,&nbsp; Dalam hubungan anak dan orang tua&nbsp; yang cukup&nbsp; baik&nbsp; selama&nbsp; pembelajaran&nbsp; dari&nbsp; rumah&nbsp; yaitu bersama sama dalam melakukan aktivitas yang positif dalam masa pandemi.</p> <p><strong>Kata Kunci</strong> Peran orang tua ; Kreativitas ; anak usia dini</p> 2021-09-29T09:39:17+07:00 Copyright (c) 2021 Reni Ardiana, Andi Aslindah, Esther Kuth