Main Article Content

Abstract

Eksistensi dan peranan pondok pesantren dalam bidang kehidupan sosial masyarakat, diperlukan perhatian yang serius. Manajemen yang tepat serta penyediaan dan peningkatan sumber daya manusia dalam bidang manajemen. Ketimpangan antara pesantren besar dan pesantren kecil begitu terlihat dengan jelas dalam hal pengelolaan pesantren.

Manajemen menjadi kendala dalam melakukan aktivitas pesantren. Manajemen adalah suatu proses yang nyata dimulai dari perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan dan pengawasan yang dilakukan untuk menentukan atau menyelesaikan sasaran yang telah ditetapkan dengan menggunakan orang dan sumber-sumber daya lainnya.

Penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan analisis deskriptif. Penelitian ini digunakan untuk menggali lebih dalam tentang informasi. Dengan model penelitian ini, peneliti dapat merumuskan masalah secara lebih rinci sehingga peneliti menggunakan pendekatan kualitatif dengan suatu pengamatan wawancara secara mendalam.Kesimpulan dari hasil penelitian ini adalah manajemen program-program Pondok Pesantren Darul Ihsan Samarinda  berjalan dengan baik, tetapi ada beberapa hal yang harus diperhatikan a) Perencanaan program pondok pesantren belum dilakukan oleh pimpinan pondok pesantren Darul Ihsan, hanya melibatkan kepala sekolah pada masing – masing level pendidikan.b)Kurangnya Kontrol dan koordinasi oleh pimpinan pondok, karena kesibukan- kesibukan pimpinan pondok diluar dari pondok.c)Pengawasan sangat  sulit, karena santri yang mondok kurang dari 30 % karena pondok ini adalah pondok yang semi modern.

Article Details

How to Cite
ZaibiM. (2016). MANAJEMEN PONDOK PESANTREN DALAM RANGKA MENINGKATKAN MUTU PENDIDIKAN ( Studi Kasus Di Pondok Pesantren Darul Ihsan Samarinda. PENDAS MAHAKAM: Jurnal Pendidikan Dan Pembelajaran Sekolah Dasar , 1(1), 99-115. Retrieved from https://jurnal.fkip-uwgm.ac.id/index.php/pendasmahakam/article/view/44

References

  1. Arikunto Suharsimi. Prosedur penelitian suatu pendekatan praktik PT. Rineka Cipta, Jakarta, 2006
  2. Baharudin Mugni, Manajemen peningkatan mutu pendidikan diktat mata kuliah 2008
  3. Brantas, Dasar- dasar Manajemen, Alfa beta Bandung 2009
  4. Dhofir Zamakhsari, Tradisi Pesantren Studi tentang pandangan hidup Kyai lembaga penelitian, pendidikan dan penerangan ekonomi dan sosial( LP3ES)Jakarta 2004
  5. Fattah Nanang, Landasan Manajemen Pendidikan, PT. Remaja Rosdakarya Bandung 2004
  6. Imron Ali, Kebijakan pendidikan di Indonesia, PT. Bumi Aksara Jl. Sawo Raya No 18 Jakarta.
  7. Moleong LJ ( 2001) Metodologi penelitian Kualitatif, Bandung PT.Remaja Rosdakarya
  8. Mashuri AA, 2002” Kontribusi pesantren terhadap perubahan sosial budaya masyarakat indonesia” makalah disajikan pada seminar Nasional pengembangan IPTEK untuk media dakwah dan peran pesantren dalam transformasi sosial, 23 April 2002 PT. Telkom Tbk.
  9. Syafrudin. Manajemen lembaga pendidikan Islam. PT. Ciputat pres Jakarta 2005
  10. Sugiyono. Metode penelitian pendidikan, pendekatan kualitatif, kwantitatif dan R&D, Alfa Beta bandung, 2008
  11. Sudjoko, P et al. 1974. Profil pesantren Laporan hasil penelitian Pesantren al- Falah dan delapan pesantren lain di Bogor, Jakarta LP3ES,
  12. Tilaar, H.A.R Prof. Dr.M.Sc.Ed. Paradigma Baru Pendidikan Nasional. PT Rineka Cipta, Jakarta, 2000
  13. Usman Husaini. Manajemen Teori, praktek dan Riset Pendidikan Yogyakarta. Bumi Aksara 2006
  14. Wahid. A 2001. Menggerakan Tradisi. Esai- Esai Pesantren. Yogyakarta LIKIS
  15. Yakub, M 1985 pondok Pesantren dan pengembangan Masyarakat. Bandung Angkas
  16. Zamroni, Paradigma Pendidikan Masa Depan, BIGRAF Publising Jl. Sisingamangaraja 93 yogyakarta, 2000.