Kurikulum Merdeka di Sekolah Dasar Fase A

Authors

  • Najwa Afitasuci Aurellia Universitas PGRI Yogyakarta
  • Elsa Medyana Dewi Universitas PGRI Yogyakarta
  • Calista Putri Damayanti Universitas PGRI Yogyakarta
  • Hermawan Wahyu Setiadi Universitas PGRI Yogyakarta

Abstract

Dalam kegiatan belajar mengajar, tentunya pasti akan ada evaluasi pembelajaran. Di dalam evaluasi terdapat konsep asesmen, pengukuran, dan tes. Asesmen merupakan bagian terpadu dari proses pembelajaran, fasilitas pembelajaran, dan lain-lain sebagai umpan balik untuk pendidik, peserta didik, wali murid agar dapat memandu dalam menentukan pembelajaran bagi peserta didik Kata asesmen berasal dari bahasa inggris yaitu assessment yang berarti penilaian. Dalam dunia pendidikan, asesmen merupakan kegiatan pengumpulan, pelaporan data atau informasi tentang hasil belajar siswa baik secara individu maupun kelompok yang diperoleh melalui pengukuran. Asesmen dibagi menjadi asesmen formatif dan asesmen sumatif. Seperti hal nya yang peneliti temukan di kelas 1 SD Muhammadiyah Bantar dan SD Negeri Semarangan IV. Pada kedua sekolah tersebut, khususnya kelas 1 sudah menggunakan kurikulum Merdeka, dan menerapkan asesmen formatif dan sumatif. Dalam penelitian ini peneliti menggunakan metode survei, jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan observasi dan wawancara. Asesmen pembelajaran merupakan aspek penting dalam proses pembelajaran yang melibatkan pengumpulan data hasil belajar siswa untuk menganalisis prestasi mereka.

Downloads

Published

2026-06-27

How to Cite

Aurellia, N. A., Dewi, E. M., Damayanti, C. P., & Setiadi, H. W. (2026). Kurikulum Merdeka di Sekolah Dasar Fase A. Pendas Mahakam : Jurnal Pendidikan Dan Pembelajaran Sekolah Dasar, 10(2), 348–353. Retrieved from https://jurnal.fkip-uwgm.ac.id/index.php/pendasmahakam/article/view/2455

Issue

Section

Articles